Penulis biasanya menagih per artikel, per kata, atau paket bulanan. Apa pun modelnya, rincian di invoice harus bisa dicocokkan dengan deliverable: judul artikel atau jumlah kata membuat tagihanmu mudah diverifikasi dan cepat dibayar.
[Nama Usahamu]
WA: 08xx-xxxx-xxxx
INV-2026-014
| Deskripsi | Qty | Harga | Jumlah |
|---|---|---|---|
| Artikel blog SEO 1.200 kata ("Panduan QRIS untuk UMKM") | 1 | Rp 450.000 | Rp 450.000 |
| Copywriting landing page (hero + 3 seksi) | 1 | Rp 850.000 | Rp 850.000 |
| Caption Instagram (paket 12 caption) | 1 | Rp 600.000 | Rp 600.000 |
| TOTAL | Rp 1.900.000 | ||
Catatan: Termasuk 1x revisi per artikel. Revisi tambahan Rp50.000/artikel.
Pakai contoh ini, edit online → Gratis, tanpa daftar. Angka & nama tinggal diganti.
"Artikel 1.200 kata: Panduan QRIS untuk UMKM" memudahkan klien mencocokkan tagihan dengan hasil, sehingga approval finance lebih cepat.
"Termasuk 1x revisi" di invoice adalah pagar yang sopan. Tanpa itu, revisi kelima pun terasa "masih satu paket".
Retainer konten lazim ditagih di awal bulan berjalan, bukan di akhir. Ubah kebiasaan ini dan cash flow-mu langsung membaik.
Kami sedang membangun Dibayar: invoice terkirim via WhatsApp, lalu pengingat sopan berjalan otomatis sampai lunas. Coba dulu pembuat invoice gratisnya, atau simpan kata-kata menagih yang sopan ini.