Order konveksi melibatkan uang bahan yang keluar di depan, jadi DP produksi bukan formalitas, melainkan modal kerja. Invoice konveksi yang baik mengunci spesifikasi (bahan, ukuran, warna, teknik sablon) sekaligus jadwal produksi, supaya tidak ada "katanya selesai minggu lalu" di kemudian hari.
[Nama Usahamu]
WA: 08xx-xxxx-xxxx
INV-2026-014
| Deskripsi | Qty | Harga | Jumlah |
|---|---|---|---|
| Kaos cotton combed 30s + sablon plastisol 2 warna (M-XL) | 100 | Rp 62.000 | Rp 6.200.000 |
| Tambahan ukuran XXL | 10 | Rp 8.000 | Rp 80.000 |
| Ongkir Jakarta (2 koli) | 1 | Rp 120.000 | Rp 120.000 |
| TOTAL | Rp 6.400.000 | ||
Catatan: DP 50% untuk mulai produksi. Estimasi selesai 14 hari kerja setelah DP & approval desain. Sisa dibayar sebelum barang dikirim.
Pakai contoh ini, edit online → Gratis, tanpa daftar. Angka & nama tinggal diganti.
Dua syarat itu harus tertulis. Tanpa approval desain tertulis, revisi sablon setelah produksi jadi tanggunganmu.
"100 pcs (S:20, M:40, L:30, XL:10)" mencegah komplain jumlah ukuran saat serah terima.
Sisa pembayaran sebelum pengiriman adalah pagar terakhirmu. Sekali barang terkirim tanpa lunas, posisi tawarmu hilang.
Kami sedang membangun Dibayar: invoice terkirim via WhatsApp, lalu pengingat sopan berjalan otomatis sampai lunas. Coba dulu pembuat invoice gratisnya, atau simpan kata-kata menagih yang sopan ini.