Invoice EO sering memuat dua jenis biaya: fee jasa EO sendiri dan biaya vendor yang dititipkan (venue, sound system, konsumsi). Memisahkan keduanya membuat klien melihat nilai jasamu dengan jujur dan mempermudah rekonsiliasi kalau ada perubahan vendor.
[Nama Usahamu]
WA: 08xx-xxxx-xxxx
INV-2026-014
| Deskripsi | Qty | Harga | Jumlah |
|---|---|---|---|
| Fee jasa EO acara gathering kantor (150 pax) | 1 | Rp 7.500.000 | Rp 7.500.000 |
| Sound system & panggung (vendor: Sinar Audio) | 1 | Rp 4.500.000 | Rp 4.500.000 |
| MC profesional (1 hari) | 1 | Rp 2.000.000 | Rp 2.000.000 |
| TOTAL | Rp 14.000.000 | ||
Catatan: Termin: DP 40% saat kontrak, 40% H-7, pelunasan 20% maksimal H+3 setelah acara.
Pakai contoh ini, edit online → Gratis, tanpa daftar. Angka & nama tinggal diganti.
Klien berhak tahu mana jasa EO dan mana pass-through vendor. Transparansi ini justru memudahkanmu menaikkan fee di proyek berikutnya.
DP saat kontrak, termin kedua sebelum hari-H untuk bayar vendor, sisanya setelah acara. Jangan biarkan kas EO menalangi vendor.
Tambahan pax atau vendor di tengah jalan dibuatkan invoice tambahan bernomor sendiri, jangan mengubah invoice yang sudah terkirim.
Kami sedang membangun Dibayar: invoice terkirim via WhatsApp, lalu pengingat sopan berjalan otomatis sampai lunas. Coba dulu pembuat invoice gratisnya, atau simpan kata-kata menagih yang sopan ini.